Berbicara mengenai Hypervisor mungkin kamu pernah mendengan Hyperv, Vmware,Openvz,Xen,KVM,Qemu dll. Nah masing2 memiliki peforma,keunggulan dan kekurangan masing2. Kali ini ayies akan bahas mengenai cara install mesin virtualisasi berbasis KVM dengan cara simple menggunakan Virtualizor.
Oiyah mungkin kamu semua sudah pada tahu bahwa kelebihan hypervisor KVM adalah KVM merupakan kvm yang terintegrasi langsung didalam kernel Linux. Berbeda dengan Xen atau yang lainnya yg merupakan module eksternal diluar kernel Linux. Sehingga menjadikan KVM memiliki peforma yang hebat. Karena alasan itu pula sekelas openstack atau bahkan AWS dan Google meimplementasikan KVM ini dalam teknologi cloud mereka.
Oke lanjut ke judul diatas berikut langkahnya.Disini ayies menggunakan Linux Centos/Redhat based. Buat kamu yang mengggunakan Debian/Ubuntu based maka caranya sebenarnya tidak akan jauh berbeda.
Lakukan Update system
#yum update
#yum upgrade
atau untuk keluarga debian
#apt update
#apt upgrade
Dalam melakukan installasi Virtualizor cukup mudah. Pastikan memiliki minimal 3 partisi.
Umumnya yang jadi kesalahan saat proses installasi dengan virtualizor adalah volume/data storage LVM sudah dalam kondisi dimount saat proses installasi OS (entah di / atau /home dll) padahal sejatinya LVM ini akan menjadi storage untuk seluruh data VM nanti nya dan diperingatkan untuk jangan di mount dahulu. Melainkan partisi/disk diformat ke dalam Physical Volume(PV) lalu diformat kedalam VG(volume group) tugas virtualizorlah nantinya yang akan memformat kedalam LVM.
Gak percaya? baca dipanduannya langsung 🙂 di:
https://www.virtualizor.com/wiki/Install_KVM
Oke lanjut, intinya sih pastiin kamu memiliki sistem seperti berikut :
Disk SDA
Partisi / dengan format Ext4 dengan jumlah space bebas
Partisi /Swap dengan jumlah space 8-10 GB
Sisa free partisi diformat partisi LVM tapi jangan di mount
Jika kamu memiliki Disk lain ( Misal SDB) maka partisi SDB seluruhnya bisa kamu format dan mount menjadi partisi /backup khusus untuk menyimpan data-data backup virtualizor,vm dll.
Untuk cek partisi disk yang ada saat ini jalankan perintah berikut:
#fdisk -l
Contoh partisi SDA diatas baru hanya ada /boot EFI 1 Giga. / sebesar 150 Giga dan 10 Giga swap. Partisi Free tidak terbaca. Untuk membuat partisi baru jalankan perintah berikut:
#fdisk /dev/sda
Jika ditanya comman (m for help) maka isi huruf n yang artinya kita hendak membuat partisi baru.
Karena seluruh partisi sisa ini saya akan jadikan LVM jadi untuk first sector dan last sector tinggal enter-enter saja.
Lalu lanjut ketik huruf p lalu enter. Pastikan partisi kita sudah selesai dibuat. Contoh pada kasus saya partisi yang saya buat ada dipartisi 4.
lalu ketik huruf t dan enter.
Saya akan mengubah partisi 4 yang tadi saya buat ke LVM. jadi ketik angka 4 (perhatikan nomor partisi # di komputer kamu)
Lalu ke L untuk lihat jenis format yang tersedia. Pada kasus saya Linux LVM memiliki kode 31. jadi ketik 31 lalu enter.
Lalu ketik huruf w untuk memulai menulis partisi.
Reboot server. Dan cek kembali dengan perintah:
#fdisk -l
Pastikan format LVM sudah ada di partisi baru.
Jalankan perintah berikut untuk create volume group
#pvcreate /dev/sda4 (angka 4 karena ada di disk SDA dan partisi 4)
#vgcreate baham /dev/sda4
Memulai installasi Virtualizor
Proses install virtualizor cukup mudah. Cukup install dengan 1 perintah. Dikarenakan ayies saat format volume storage menggunakan nama storage Baham maka saat install menggunakan virtualizor tambahkan opsi baham sehingga proses installasinya adalah:
#yum install wget (untuk redhat/centos) atau
#apt-get install wget (untuk debian/centos)
#wget -N http://files.virtualizor.com/install.sh
./install.sh email=ibrahim@ayies.com kernel=kvm lvg=baham