Hai kawan, sebelumnya saya sebagai penulis mengucapkan selamat malam! selamat datang di website saya ayies.com. Ini artikel pertama saya di website ini yang saya posting. Saya memiliki beberapa website dan artikel… namun karena jarang update dan urus jadinya down hehehe… ini artikel pertama saya kembali dimana saya mau fokus kembali di hobi saya yaitu IT dan juga Finance/Bisnis… Oke back to topic kali ini saya akan membahas soal Plesk. Apa sih Plesk itu?
Well… Plesk ada sebuah control panel yang dikembangkan di Novosibirsk, Russia. Dirilis pertama kali oleh Plesk,Inc sebelum akhirnya dijual ke SWSOFT dan berubah nama Parallels pada 2008. Plesk menjadi unit bisnis terpisah dan Pada tahun 2015 diakuisisi Oakley Capital.
Plesk adalah sebuah control panel multifungsi yang digunakan untuk memanage server hosting, system domain, website atau hosting. Bagi yang sudah familiar dengan control panel Cpanel maka Plesk tidak jauh berbeda secara fungsional namun cukup berbeda dari segi fitur-fiturnya. Masing-masing control panel memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Gimana sih tampilan Plesk itu? Well berikut tampilannya:
Saat penulis menulis artikel ini Plesk sudah mencapai versi 17.x , Keunikan Plesk dibanding control panel lain (semisal Cpanel) adalah disisi lintas platformnya…Yup Plesk mampu berjalan di beragam distro Linux mulai dari Centos,Ubuntu,Debian dll dan juga sistem operasi Windows. Bandingkan dengan Cpanel yang hanya bisa berjalan di sistem operasi tertentu saja (Centos dsj).
Di next artikel saya akan jelaskan lebih merinci mengenai instalasi dan fitur-fiturnya. Jadi harap bersabar yah!
Maklum karena artikel awal jadi gausah panjang-panjang lah…. hahaha